Perkembangangenerasi muda berada dalam proses modernisasi dengan segala akibat sampingnya yang bisa berpengaruh pada proses pendewasaannya, sehingga apabila tidak memperoleh arah yang jelas maka corak dan warna masa depan negara dan bangsa akan menjadi lain dari yang dicita-citakan. Sosial ekonomi KUCHING Yayasan Sarawak komited memainkan peranan dalam memastikan generasi muda mendapat peluang pekerjaan dalam bidang kemahiran. Pengarahnya, Mersal Abang Rosli berkata sekiranya belia tidak menceburi bidang teknikal dan vokasional seperti Kemahiran Penyediaan Perancah, manfaat tersebut akan terlepas ke tangan orang lain. "Justeru, jika orang tempatan tidak memanfaatkan sektor tersebut Jawaban dengan membuat berbagai kerajinan yang menarik dan berkualitas dari bahan limbah keras dan melakukan pameran dengan semangat dan penuh itu mereka bisa mempromosikan produk nya sehingga bisa dijual dan menghasilkan uang misalnya berinspirasi untuk membuat celengan dari tempurung kelapa yang unik dan menarik Bonusdemografi dimaknai dengan kualitas SDM yang baik. pamerankerajinan bahan dasar limbah keras. Bagaimanakah generasi muda memanfaatkan peluang tersebut? Temukanlah hal-hal yang menggugah inspirasimu? Apa tindakan rekomendasi yang dapat kamu lakukan? Tugas 2 Dalam penciptaan produk kerajinan dari limbah keras lebih pada memunculkan ciri khas pengrajin dalam mengembangkan desain kerajin-an nya. Bagaimanakahgenerasi muda memanfaatkan peluang tersebut? Temukanlah hal-hal yang menggugah inspirasimu? Apa tindakan rekomendasi yang dapat kamu lakukan? Dalam penciptaan produk kerajinan dari limbah keras lebih pada memunculkan ciri khas pengrajin dalam mengembangkan desain kerajin­ an­nya. Sejak dahulu masyarakat Indonesia telah Bagaimanakahgenerasi muda memanfaatkan peluang tersebut? Temukanlah hal-hal yang menggugah inspirasimu? Apa tindakan rekomendasi yang dapat kamu lakukan? Dalam penciptaan produk kerajinan dari limbah keras lebih pada memunculkan ciri khas pengrajin dalam mengembangkan desain kerajin-annya. Sejak dahulu masyarakat Indonesia telah menggunakan produk Bagaimanakahgenerasi muda memanfaatkan peluang tersebut? Temukanlah hal-hal yang menggugah inspirasimu? Apa tindakan rekomendasi yang dapat kamu lakukan? Tugas 2. Dalam penciptaan produk kerajinan dari limbah keras lebih pada memunculkan ciri khas pengrajin dalam mengembangkan desain kerajin-an nya. NKSXE. JAKARTA - Generasi muda atau millenial diminta memanfaatkan peluang usaha di tengah pandemi covid-19. Sebab, ada banyak usaha yang bisa dikerjakan sekarang ini sejalan dengan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB. Baca Khawatir Ganjil Genap Motor Hambat Ekonomi Warga, DPRD DKI Minta Penjelasan Kadishub Pekan Depan Demikian pernyataan ini disampaikan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno. “Teman-teman anak-anak muda milenial supaya mereka bisa nangkap nih peluang apa yang ada di balik pandemi ini. Meski dalam keadaan di rumah saja,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu 6/6/2020. Menurut mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia HIPMI ini, dalam kondisi wabah, kebutuhan ekonomi masyarakat akan berbasis kesehatan dan keselamatan serta kebutuhan olahraga dan juga makanan siap saji. Bagi Sandi, pandemi tidak boleh menjadi alasan untuk tidak produktif dan berhenti berkarya. Terlebih usaha-usaha terkait kebutuhan masyarakat tersebut bisa mulai dilakukan dari rumah dengan memanfaatkan teknologi yang ada. “Saya ingin mengingatkan bahwa walaupun kita work from home bukan berarti kita gak berhenti berkarya. Kita harus ngajarin produktif bukan hanya anak-anak kita yang sekolah dari rumah saja, tapi bagaimana kita bisa produktif dari rumah saja. Ini kesempatan kita, ini akselerasi kita ke era industri digital,” pungkas Sandi. Penggagas Rumah Siap Kerja ini menaruh perhatian khusus pada anak muda karena mayoritas populasi Indonesia adalah anak muda. Selain itu, berdasarkan data KADIN, sekitar lima juta dan menuju angka 8 juta orang-orang kehilangan pekerjaan, termasuk dari sejumlah UMKM yang terdampak pandemi ini mayoritas di antaranya digawangi milenial. “Millenial ini menjadi tulang punggung ekonomi kita. Ini, kan, generasi-generasi yang dahsyat karena sebelum pandemi ini mereka sudah digital needed dan milenial ini menjadi lini terakhir kita untuk di pandemi ini. Milenial juga ini menjadi tulang punggung di fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan,” ujarnya. Sandiaga kemudian bercerita bahwa dulu dirinya adalah seorang karyawan perusahaan dan hanyalah anak seorang guru. Kemudian, pada tahun 1997, terjadi krisis dan dirinya di-PHK dari tempantnya bekerja. Baca 5 Makanan yang Harus Dikonsumsi saat Musim Panas Tiba, di Antaranya Sayuran Berdaun Hijau “Sekitar 22 tahun lalu saya pikir itu musibah, saya di PHK waktu krisis tahun 1997. Itu membawa saya membuka usaha konsultan keuangan dan ternyata dari usaha yang dimulai dengan rekan saya dan melalui proses jatuh bangun, kita sekarang sudah menjadi salah satu perusahaan investasi aktif di Asia Tenggara dengan 30 ribu lapangan kerja,” cerita Sandi. Oleh karena demikian, pendiri PT Saratoga Investama Sedaya mengubah mindset dan mengambil hikmah di balik wabah corona serta memanfaatkan sebagai peluang untuk menciptakan lapangan kerja. BCA usai menggelar seminar bertajuk Boost Your Potential Capability Through Finance and Technology’ bersama mahasiswa UGM. Foto istimewaKehadiran teknologi membuat berbagai aktivitas manusia kian dimudahkan. Generasi muda didorong untuk memanfaatkan peluang dengan kehadiran teknologi untuk meningkatkan kemampuan diri. Berbagai pelatihan maupun seminar digelar untuk mendorong hal tersebut.“Di era sekarang, teknologi telah menjadi tumpuan atau dasar kehidupan manusia, termasuk di bidang pendidikan di Indonesia. Terlebih, generasi millennial saat ini lebih dimudahkan oleh kehadiran teknologi yang beragam. Untuk itu, sebagai ujung tombak kemajuan bangsa Indonesia, generasi muda harus mulai memanfaatkan berbagai peluang melalui teknologi dan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan diri,” ujar Kepala Kantor Cabang Utama BCA Yogyakarta Anggardini Swadari, dalam keterangan, Minggu 6/11/2022.Pihaknya berupaya memberikan bantuan pada sekolah-sekolah binaan Bakti BCA, memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi, hingga edukasi literasi keuangan dan kuliah umum di sejumlah Perguruan Tinggi di mengajak mahasiswa untuk melek akan teknologi serta pemanfaatannya dalam mendorong optimalisasi potensi diri. Mahasiswa juga didorong untuk dapat membuat perencanaan keuangan yang baik dengan memilih produk serta layanan jasa keuangan yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan bagaimana menciptakan sebuah website sederhana yang dapat dimanfaatkan untuk mencari peluang bisnis."Pemanfaatan teknologi serta mampu mengelola keuangan dengan baik dapat memberikan banyak manfaat bagi kita, salah satunya adalah untuk menyiapkan masa depan yang terjamin. Semoga dengan adanya seminar ini, teman-teman mahasiswa terdorong untuk mulai mencari tahu bagaimana pengelolaan uang yang baik serta tanggap melihat peluang di era digital saat ini demi menyambut masa depan yang cerah,” tutup BCA menggelar seminar bertajuk Boost Your Potential Capability Through Finance and Technology’ yang diikuti oleh 300 mahasiswa UGM. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan generasi muda dengan memanfaatkan teknologi. Pendidikan merupakan masalah penting yang menjadi fokus perhatian bersama. Baik pemerintah, orangtua, atau pihak-pihak yang berhubungan dengan pendidikan akan selalu berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menciptakan generasi muda yang mumpuni untuk menghadapi persaingan global. Salah satunya dengan memasukkan sektor pendidikan ke dalam 10 Prioritas Nasional 2018 bersama dengan kesehatan, perumahan dan pemukiman, pengembangan dunia usaha dan pariwisata, ketahanan energi, ketahanan pangan, penganggulangan kemiskinan, infrastruktur, konektivitas, dan satu implementasi nyatanya adalah pemberian program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDP untuk menghasilkan sumber daya manusia SDM yang berkualitas. Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas mengenai LPDP pada bulan Februari 2017 lalu, menekankan bahwa investasi di bidang pendidikan melalui pemberian beasiswa pendidikan tinggi mupun riset merupakan investasi yang sangat penting bagi Indonesia untuk maju di masa yang akan datang. "Untuk itu saya minta program LPDP baik program beasiswa, pendaanan riset, maupun rehabilitasi pelayanan infrastruktur pendidikan untuk lebih dioptimalkan lagi," ujar Jokowi 07/02/2017 LPDP juga bisa menjadi instrumen untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengenyam pendidikan yang lebih maju dan berkualitas karena bisa mendapatkan kesempatan untuk berkuliah di luar negeri sehingga bisa terus siap untuk persaingan global. "Itu artinya program beasiswa LPDP harus fokus untuk menghasilkan SDM yang berkualitas dalam bidang keilmuan yang menjadi unggulan dan prioritas kita, baik di sektor maritim, kelautan, sektor energi, sektor pangan, serta sektor industri manufaktur sampai dengan sektor pengembangan ekonomi kreatif," tuturnya. Selain itu, ada beberapa Non-Governmental Organization NGO yang bergerak memberikan beasiswa kepada generasi muda. Pada tahun 2017 ini, Tanoto Foundation memberikan kesempatan kepada 275 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu program S1 dan S2. Dikutip dari Head of Tanoto Foundation Executive Boarding Sihol Aritonang menyatakan program beasiswa Tanoto Foundation diberikan dalam rangka membantu meningkatkan akses kepada pendidikan tinggi oleh generasi muda samping itu, Tanoto Foundation juga berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan. "Peningkatan kualitas pendidikan kami lakukan melaui kemitraan dengan sekolah berbagai tingkatan, dari PAUD sampai perguruan tinggi," ujar Sihol. Hal serupa juga dilakukan oleh industri otomotif, yaitu Toyota Indonesia Academy TIA yang memberikan program beasiswa di bidang manufaktur otomotif setara dengan pendidikan tinggi tingkat Diploma 1 D1 bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan SMK. Program yang dinamakan Akademi Komunitas Toyota Indonesia ini berupaya mengembangkan sumber daya manusia SDM Indonesia yang handal dan memiliki daya saing global. Melalui TIA, diharapkan dapat menghasilkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri di bidang manufakturing. - Para pengajar di TIA juga bukan sembarangan. Mereka adalah para tenaga profesional yang telah mendapat pelatihan di Jepang dan mendapat sertifikasi pengajar dari institusi terkait. “Kami ingin dapat mengembangkan lulusan SMK dengan memberikan dan menanamkan pengetahuan dan karakter manufaktur di bidang otomotif sehingga mereka bisa unggul dan menjadi pemimpin di tempat kerjanya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan TIA akan dilengkapi dengan kurikulum, guru, dan peralatan dengan teknologi terkini yang juga dipakai oleh Toyota Jepang, termasuk robot industri,” ujar Corporate Planning and Administration Director Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam. Para siswa yang berhasil masuk dalam TIA bukan hanya mereka yang memiliki nilai tinggi, tetapi juga harus memiliki jiwa pemimpin dan dinilai mampu mengembangkan bakat mereka. Pihak Toyota Indonesia pun harus melakukan proses seleksi berdasarkan rekomendasi sekolah, mulai dari akademis, non akademis, hingga latar belakang menjadi hal yang dipertimbangkan. Ke depannya, diharapkan lulusan TIA juga dapat diserap oleh perusahaan lain di bidangnya. Dengan demikian, Indonesia dapat memiliki tenaga ahli di bidang manufaktur otomatis yang dapat diandalkan dalam kondisi ekonomi global. Adv